Sekitar 100 wanita melakukan pemeriksaan kanker leher rahim (serviks) gratis dalam kegiatan pengobatan yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Batam di Kecamatan Nongsa dan Batam Kota.
'Kanker serviks saat ini menduduki peringkat pertama di seluruh dunia terutama negara berkembang seperti Indonesia. Dalam sehari 20-25 orang di Indonesia meninggal akibat penyakit ini,' kata Dokter Nida Sufrida di sela-sela kegiatan pemeriksaan gratis yang dipusatkan di Puskesmas Botania Kota Batam, Selasa.
Nida yang juga merupakan Dokter RSUD Kota Batam menyatakan sejak 2011 banyak wanita datang ke rumah sakit namun sudah mengidap penyakit mematikan tersebut dalam stadium lanjut.
'Hal tersebut terjadi karena ketidaktahuan, juga ketidakpedulian terhadap diri sendiri. Selain melakukan pengecekan secara gratis, kami juga terus menyosialisasikan bahaya penyakit ini agar para ibu dan perempuan memahami dan bisa mencegahnya,' kata Nida.
Ia mengatakan sedikitnya ada empat faktor penyebab kanker serviks yang meliputi pernikahan muda saat leher rahim dan alat reproduksi wanita belum dewasa.
'Kegiatan seks pada usia dini dapat menyebabkan pendaraan dan trauma tumpul sehingga memicu virus penyebab kanker serviks,' kata dia.
Faktor kedua, kata dia, kehamilan yang terlalu sering. Menurut dia, program pemerintah dua anak cukup memang baik, termasuk dalam mencegah kanker tersebut.
Pemicu selanjutnya adalah asap rokok. Walaupun hanya sebagai perokok pasif, asap rokok yang masuk ke tubuh seorang perempuan juga bisa menyebabkan penyakit-penyakit lain termasuk kanker payudara dan kanker serviks.
'Partikel rokok ini ukurannya sangat kecil, saat asap rokok terhirup masuk ke paru-paru, partikelnya terus ikut bersama darah ke organ tubuh lain sehingga juga memicu penyakit,' kata Nida.
Faktor terakhir, kata Nida, ialah infeksi menular seksual dari seringnya melakukan hubungan dengan berganti-ganti pasangan.
Gejala yang bisa dirasakan antara lain keputihan, perdarahan meski tidak haid atau selama berbulan-bulam perdarahan terus menerus.
'Gejala lain misalnya ketika berhubungan badan dengan suami tiba-tiba keluar flek, padahal tidak sedang haid. Atau juga timbul nyeri panggul usai berhubungan dengan pasangan,' kata dia.
Penyakit tersebut, kata dia, bisa dicegah dengan cara memperhatikan kebersihan organ intim misalnya dengan cara mengeringkan bagian intim perempuan usai buang air, jangan dibiarkan lembab.(ant/rd)
No comments:
Post a Comment