Sunday, 18 May 2014

Kadar Gula Darah Makin Rendah, Makin Mudah Marah dan Gusar


kadar gula darah yang rendah bisa memicu perasaan cemas dan mudah marah, permukaan tangan yang berkeringat, detak jantung yang berpacu cepat, pusing, rasa lapar yang amat sangat, dan gejala lainnya.


Penurunan tingkat gula darah juga bisa membuat manusia lebih mudah marah pada pasangan atau orang yang dikasihi. Demikian pernyataan resmi dari para peneliti di Ohio State.


"Orang bisa menghubungakn gagasan ini dengan kenyataan bahwa saat mereka lapar, mereka menjadi mudah marah,"kata Brad Bushman, peneliti utama studi ini. "Kami menemukan bahwa menjadi marah dan lapar bisa mempengaruhi perilaku secara negatif, bahkan dalam hubungan yang paling dekat sekali pun."


Untuk menemukan seberapa dalam pengaruh rasa lapar dan tingkat gula darah pada kemungkinan terjadinya perdebatan dalam pernikahan, Bushman dan rekan-rekannya meminta 107 pasangan untuk ikut serta dalam sebuah studi ilmiah.


Selama 21 hari, para subjek studi diminta melepaskan amarah mereka pada boneka yang mewakili pasangan mereka. Akhirnya, para subjek diperbolehkan menggunakan pin dari 0 sampai 51 untuk mengutarakan intensitas amarah mereka dengan menempelkan ke boneka itu.


Sepanjang studi, subjek studi harus menjalani pengukuran gula darah agar diketahui fluktuasinya. Para peneliti menemukan bahwa tingat gula darah sec ara erat berhubungan dengan sejumlah pin yang ditempelkan ke boneka.


Di akhir waktu studi, pasangan-pasangan ini datang ke laboratorium untuk eksperimen baru. Diminta untuk menghadap secara langsung di muka pasangannya, setiap subjek diperbolehkan berteriak pada pasangannya melalui earphone. Dalam kenyataan, pasangan-pasangan ini tidak bermain tetapi program komputer yang memungkinkan mereka untuk memenangkan seapruh waktu, Setiap pasangan, saat menang, harus memilih seberapa keras suara pasangannya.


Namun sekali lagi, tingkat gula darah memprediksi suara yang lebih keras, hukuman yang lebih intens untuk pecundang.


Namun mengapa? Jawabn singkatnya, otak kita sangat haus perhatian. Untuk bisa bekerja dengan baik, manusia harus memberi kebutuhannya denyan banyak energi.


"Meski otak hanya 2% dari berat badan, ia mengkonsumsi sekitar 20% kalori yang masuk dalam badan,"ujar Bushman. "Saat berkenaan dengan energi, otak adalah organ yang sangat menuntut,"ujarnya.


Pepatah lama untuk ucapan selamat pernikahan,"Jangan pernah tidur dalam kondisi marah" mungkin harus diperbarui menjadi "Jangan pernah berdebat meski lapar."[Ohio State University/ap]

No comments:

Post a Comment