Info Kesehatan

Sunday, 18 May 2014

Studi: Selembar Uang Bisa Jadi Rumah 3000 Bakteri


Para peneliti di Dirty Money Project New York University menganalisis DNA di lembaran uang 1 dollar dan menemukan sekitar 3000 jenis bakteri di dalamnya. Jumlah itu beberapa kali lebih banyak daripada yang ditemukan dengan hanya menggunakan mikroskop.


Jane Carlton, direktur pemisahan genome di Pusat Genomik dan Bioologi Sistem mengatakan pada Wall Street Journal: "Ini mengejutkan kami. Kami sebenarnya menemukan bahwa mikroba bisa tumbuh di uang." Carlton dan rekan-rekannya menggunakan analisis database terkomputerisasi dan pemisahan gen berkecepatan tinggi dari p80 lembar uang 1 dollar dan menemukan berbagai DNA mikroba hidup.


Temuan yang tidak dipublikasikan di jurnal ilmiah ini menyatakan adanya 1,2 miliar segmen DNA ditemukan di sini, jumlah yang mencapai separuh jumlah DNA seorang manusia. Para peneliti menemukan bakteri, virus, jamur dan bakteri patogen di lembar uang. Secara khusus, studi ini menemukan bakteri jenis Staphylococcusaureus, penyebab infeksi kulit, penyakit pernapasan dan keracunan makanan; E.coli, bakteri yang ditemukan di usus yang bisa menyebabkan luka di lambung. Semuanya ada di 1 lembar uang kertas tersebut. [The Wall Street Journal/ap]

Posted by Unknown at 20:38
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Blog Archive

  • ▼  2014 (55)
    • ▼  May (55)
      • Disuntik Vaksin Cacar Air, Pasien Kanker Ini Benar...
      • Peneliti Temukan Bahan-bahan di Produk Harian Pemi...
      • Jarang Olahraga Lebih Parah Dampaknya Ketimbang Me...
      • Kualitas Sperma Pria Buruk, Risiko Kematian Meninggi
      • FDA: Tato Temporer Juga Punya Risiko Tersendiri
      • Ubi Jalar Berikan Nutrisi Terbaik dengan Harga Ter...
      • Kandungan CO2 Pada Minuman Karbonasi Aman Dikonsumsi
      • Inilah Obat Alami untuk Redakan Sakit Kepala
      • Studi: Ayah Mulai Merokok Sebelum Remaja, Anak Lak...
      • Ilmuwan Temukan Zat Pencegah Diabetes Tipe 2 dan O...
      • Diabetes Mellitus Ancaman Pembangunan Kesehatan
      • Pekerjaan yang Menantang secara Mental Pertahankan...
      • Semangka Dapat Turunkan Tekanan Darah
      • Zat dalam Bunga Tembakau Berpotensi Perangi Kanker...
      • Teh Hijau Bisa Tingkatkan Kerja Otak
      • Obesitas Ayah Pertinggi Risiko Autisme pada Anak K...
      • Ilmuwan: Pria Juga Bisa Idap Anorexia Nervosa
      • Studi: Makin Lama 'Selfie', Makin Berisiko Benci T...
      • Sebuah studi menyimpulkan bahwa orang yang berusia...
      • Manula Pikun Berisiko Lebih Rendah Kena Kanker
      • Rasa Khawatir Berhubungan dengan Tekanan Darah
      • Ilmuwan Temukan Zat Pendorong Pertumbuhan Otot di ...
      • Kandungan Buatan Sukses Diciptakan
      • Tidur Siang Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Kematia...
      • Indonesia Ditargetkan Penuhi Layanan Sanitasi 100 ...
      • 100 Wanita Batam Periksa Kanker Serviks Gratis
      • Studi: Makanan Bertekstur Kasar dan Keras Tak Sel...
      • Puluhan Celeg Stess Masuk RSJ Abepura
      • Kadar Gula Darah Makin Rendah, Makin Mudah Marah d...
      • Ibu Hamil Disarankan Tetap Bekerja Jelang Persalinan
      • Caleg Stres Bisa Berobat Gunakan BPJS
      • Pinggang Makin Ramping, Daya Tarik Seksual Makin T...
      • Bagaimana Wikipedia Bantu Pekerja Kesehatan Tangka...
      • Bagaimana Tahu Bisa Bantu Diet Anda
      • Mengenal Gejala Umum Penyakit Meningitis
      • Studi: Selembar Uang Bisa Jadi Rumah 3000 Bakteri
      • Kanker Kulit di Kelopak Mata Dipicu Paparan UV Ber...
      • Batuk Jangan Dianggap Sepele
      • Studi: Efek Rokok Elektronik Sama Buruknya dengan ...
      • Waspadai Lokasi Rawan Jentik Nyamuk di Sekolah
      • Riset: Kebiasaan Tak Sehat di Masa Kuliah Bisa Pic...
      • Maluku Antisipasi Penyebaran Virus MERS-Cov
      • Konsumsi Minuman Berenergi Berkaitan dengan Kecand...
      • Studi: Diet Soda Tidak Bantu Turunkan Berat Badan
      • Studi: Bir Bisa Hentikan Arthritis pada Wanita
      • Belum Ditemukan Kasus MERS di Indonesia
      • RSUP Sanglah Kembali Terima Satu Pasien Terduga Mers
      • Jamaah Umrah Palembang Wajib Vaksin influenza
      • Ilmuwan Temukan Kokain dan Obat Epilepsi dalam Air...
      • Anak Perokok Berat Berisiko Jadi Perokok Berat Juga
      • Hasil Laboratorium Pasien Terduga MERS di Sanglah ...
      • Lingkar Perut Sebagai Indikator Diabetes
      • Disuntik Vaksin Cacar Air, Pasien Kanker Ini Benar...
      • Peneliti Temukan Bahan-bahan di Produk Harian Pemi...
      • Jarang Olahraga Lebih Parah Dampaknya Ketimbang Me...
  • ►  2013 (30)
    • ►  January (30)

About Me

Unknown
View my complete profile
Simple theme. Powered by Blogger.